Ramai (Rusuh) Tanjung Balai

Kerusuhan yang terjadi di Tanjung Balai, Sumatera Utara pada Jumat malam (29/7/2016) kemarin masih menyisakan duka. Pasca-kerusuhan, suasana Tanjung Balai masih terasa mencekam, toko-toko tutup sejak Sabtu pagi kemarin, dan petugas polisi dan tentara berjaga di berbagai sudut, khususnya di rumah-rumah ibadat Budha dan Kong Hu Tsu.

Namun keadaan saat ini berangsur-angsur kondusif. Petugas gabungan TNI dan Polri disiagakan untuk mengoptimalkan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Warga pun diimbau tidak mudah terpancing oleh pihak siapa pun dengan informasi yang belum pasti kebenarannya.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafli mengatakan pada Sabtu kemarin, aparat telah melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat dan agama guna menciptakan situasi kondusif untuk kepentingan bersama.

ilustrasi-kerusuhan-1_20160730_205210

Menyita Atensi Media Konvensional Maupun Digital

Kerusuhan di Tanjung Balai pada Jumat malam kemarin pun mengakibatkan beberapa bangunan tempat ibadah terbakar menarik atensi media dan publik hingga Minggu hari ini. Koran Sindo, Jawa Pos, dan Poskota menaruh isu seputar kerusuhan ini pada headline.

Koran Sindo mengangkat sudut pemberitaan soal kerusuhan di Tanjung Balai yang berbau SARA ini dapat mengancam kebhinekaan. Dengan mengutip berbagai tokoh nasional-kagamaan, Koran Sindo berharap konflik ini tidak meluas. Headline Jawa Pos pun senada dengan memberitakan mengenai himbauan tokoh agama kepada semua pihak agar dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

Di media online, isu kerusuhan di Tanjung Balai ini juga menjadi topik terhangat dan terpopuler di sejumlah laman media online, seperti okezone.com, kompas.com, dan republika.co.id.

Keprihatinan Mengalir dari Masyarakat dan Tokoh Nasional

Berbagai kalangan pun bersuara perihal keprihatinan atas terjadinya kerusuhan ini. Ketua PBNU Nusron Wahid mengatakan pengrusakan dan pembakaran tempat ibadah tidak bisa dibenarkan. Nusron mengatakan tempat ibadah tidak bersalah maka tak bisa dijadikan sasaran kemarahan. Direktur Riset Setara Institute Ismail Hasani menunjukkan keprihatinannya dengan mengutuk keras terjadinya kerusuhan ini. Dia pun berharap kerusuhan ini tidak terjadi lagi.

Di lain pihak Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Ketua DPD RI Irman Gusman, dan Ketua DPR RI Ade Komarudin pun menghimbau masyarakat, khususnya masyarakat Tanjung Balai untuk tetap menjaga persatuan dan mengedepankan sikap toleransi.

Terkait penegakan hukum atas terjadinya kerusuhan ini, Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan sembilan orang. Dan menurut Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Agus Rianto, pihaknya juga terus mencari dan memburu para pelaku provokasi di media sosial.

Menjadi Perbincangan Populer di Media Sosial

Dan perbincangan terkati kerusuhan Tanjung Balai di media sosial pada hari ini telah menempati salah-satu tangga trending topic Twitter Indonesia dengan jumlah perbincangan yang lumayan besar. Berdasarkan pantauan tweetreach.com dalam satu jam saja pada pagi hari ini, jumlah perbincangan seputar Tanjung Balai mencapai sekitar 1.890.954 twit dengan exposure mencapai sekitar 2.242.244.

Perbincangan terkait kerusuhan Tanjung Balai ini lebih didominasi oleh berita-berita online. Hal itu terlihat dari dominasi sejumlah akun media online sebagai akun kontributor terbesar dan twit berita yang paling banyak di-retweeted.

Untuk akun kontributor terbesar yaitu akun @okezonenews. Sedangkan twit yang paling banyak di-retweeted yaitu berasal dari akun @inilahdotcom yang berjudul; “Kapolri Ancam UU ITE ke Provokator Tanjung Balai” dan akun @suaradotcom; “Polri Bentuk Tim Pencari Provokator di Medsos Rusuh Tanjung Balai”. (@fly_saungelmu)

Sumber:

http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/16/07/31/ob5v92385-siti-zuhro-umat-islam-harus-waspadai-peristiwa-rusuh-tanjungbalai

http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/07/160730_indonesia_tanjungbalai_update

http://www.tribunnews.com/regional/2016/07/31/peristiwa-tanjung-balai-bukti-meningkatnya-intoleransi

http://www.beritasatu.com/nasional/377192-situasi-tanjung-balai-kondusif-tujuh-orang-diperiksa.html

http://www.beritasatu.com/nasional/377279-kerusuhan-tanjungbalai-gubernur-sumut-minta-masyarakat-menahan-diri.html

http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/07/31/ob5uap361-ketua-dpr-imbau-masyarakat-tak-terprovokasi-kasus-tanjungbalai

http://www.tribunnews.com/nasional/2016/07/31/diburu-provokator-kerusuhan-tanjung-balai-yang-beraksi-di-media-sosial

http://news.detik.com/berita/3265270/polisi-tangkap-9-orang-terkait-kerusuhan-dan-penjarahan-di-tanjungbalai?utm_source=news&utm_medium=Twitter_Detikcom&utm_campaign=CMS+Socmed

https://tweetreach.com/reports/17310285

Iklan

Satu pemikiran pada “Ramai (Rusuh) Tanjung Balai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s