(Pantauan Berita) Kendala Dalam Persiapan UN Berbasis Komputer 2015

Pada tahun ajaran 2015 ini, sistem Ujian Nasional (UN) berbasis komputer atau computer based test (CBT) akan mulai dilaksanakan di sejumlah sekolah di Tanah Air. Untuk menunjang pelaksanaan UN CBT tersebut, sejumlah sekolah yang telah siap menyelenggarakannya pun sibuk mempersiapkan kebutuhan penunjangnya. Namun beragam kendala dalam mempersiapkan UN CBT itu juga ditemukan di sejumlah sekolah di berbagai daerah.

un-sma1

Di Pekanbaru, Riau, ada 16 SMA sederajat yang melaksanakan UN CBT, salah satunya SMA 8 Pekanbaru. Pada praktek ujicoba yang dilakukan pada Selasa (7/4/2015), para siswa menemukan sejumlah kendala, diantaranya kesalahan teknis dalam proses pengisian data pada sistem dan kurangnya jumlah unit komputer. Di SMA 8 tercatat ada 318 siswa peserta UN, namun jumlah komputer hanya tersedia 106 unit.

Di Jombang, Jawa Timur, ada tiga sekolah yang melaksanakan UN Online, yaitu SMA Negeri 2, SMK Negeri 1, dan SMA Darul Ulum. Adapun rincian jumlah peserta ujian yang akan dilakukan pada 13-15 April 2015 adalah SMA 5.686 siswa, SMK 7.513 siswa, dan MA 5.302 siswa.

Pihak SMA 2 Jombang, melalui Wakil Kepala Bidang Kurikulum Sri Sulistyaningtyas mengakui bahwa saat uji coba UN CBT ditemukan kendala terkait tegangan listrik yang tidak stabil. Oleh karenanya, pihak sekolah terpaksa menyiagakan generator set (genset) listrik guna mengantisipasi padamnya listrik.

Selain itu, pihak SMA 2 bersama Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang Fatkhurrohman sudah meminta Area Pelayanan dan Jaringan Perusahaan Listrik Negara Jombang untuk menjaga pasokan listrik serta tidak melakukan pemadaman selama pelaksanaan ujian.

Kendala terkait jumlah komputer dan masalah pasokan listrik juga dihadapi oleh SMA lainnya. Sejumlah sekolah di Jakarta, yang konon disebut sebagai sebagai pusat pemerinatahan dan ekonomi, ternyata masih juga ditemukan masalah yang sama dengan di daerah. Salah satu sekolah yang mendapat kendala listrik adalah SMA Negeri 12 Jakarta yang terletak di Jalan Pertanian Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Menurut Kepala Sekolah SMA Negeri 12 Jakarta Timur, Nursyamsudin Di sekolah, masalah utama yang dihadapi oleh sekolahnya dalam melaksanakan UN CBT yaitu terkait gangguan listrik. Selain itu kendala lainnya yaitu mengenai jumlah komputer yang hanya terdapat 40 unit. Sedangkan jumlah siswa peserta UN sebanyak 228 siswa. Oleh karenya, Nursyamsudin mengatakan pihaknya akan mengupayakan menyiiapkan 76 laptop tambahan. (@fly_saungelmu)

Sumber:

http://news.detik.com/read/2015/04/07/165109/2880438/10/ujicoba-un-online-di-pekanbaru-peserta-temukan-sejumlah-kendala

http://www.tempo.co/read/news/2015/04/09/079656588/Sering-Mati-Listrik-Sekolah-Siapkan-Genset-Saat-UN-Online

http://news.detik.com/surabaya/read/2015/04/10/112943/2883491/475/un-berbasis-komputer-terkendala-listrik-padam-ini-solusinya

http://news.metrotvnews.com/read/2015/04/09/383750/gara-gara-genset-sekolah-ini-batal-ikut-un-berbasis-komputer

Iklan

Satu pemikiran pada “(Pantauan Berita) Kendala Dalam Persiapan UN Berbasis Komputer 2015

  1. Reblogged this on Sampahfly's and commented:
    Ujian Nasional berbasis komputer memiliki beberapa kendala seperti masih ditemukannya sekolah yang kekurangan jumlah unit komputer dibandingkan dengan jumlah peserta ujian dan masalah dengan daya listrik sebagai penunjang ujian.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s